MAJENE – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Majene, Muhammad Muflih menanggapi issue dimuat dimedia online tentang penggunaan BBM bersubsidi, Sabtu 18 Juli 2026.
Ia katakan, kalimat digunakan dengan sebutkan pekerjaan asal – asalan dinilai keliru lantaran tidak sesuai dengan fakta dilapangan.
“Pemeliharaan jalan dilakukan DPUPR Majene tim dilapangan telah melakukan secara baik dan itu dibuktikan dengan fakta berada dilapangan,” ungkap Kepala Dinas PUPR Majene.
Di katakan juga, pemeliharaan jalan dilakukan DPUPR Majene itu ditangani langsung oleh bidang telah menjadi kewenangan mereka.
“Soal asal -asalan, saya tidak pernah menerima laporan langsung. Bahkan, kami temukan dilapangan sudah dilakukan sesuai dengan peruntukannya,” ujarnya.
Muflih tegaskan, komentar dan saran disampaikan dari pihak manapun. Bagi kami di DPUPR adalah suplemen dalam memastikan seluruh proses pembangunan di Majene dilakukan secara baik dan menata internal DPUPR.
“Saran dan komentar tetap kami terima dan DPUPR siap menindaklanjuti seluruh hal disampaikan oleh pihak manapun,” tegasnya.
DPUPR Majene ditengah efisiensi anggaran dilakukan oleh pemerintah pusat dan imbasnya sampai di daerah. Namun, kendati demikian DPUPR akan tetap memaksimalkan seluruh kemapuan kami untuk merespon hal prioritas. (rls/as)














