MAJENE – Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Majene, Hj. Syahrimayani tegaskan Pemkab Majene baru memiliki lahan seluas 1.5 H calon lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perkimtan, Hj. Syahrimayani saat ditemui diruang kerja miliknya di Dinas Perkimtan Kabupaten Majene, Senin 2 November 2026.
Dikatakan, ada dua calon lokasi milik Pemkab Majene untuk dibanguni Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) seperti, di Kecamatan Malunda dan Pamboborang.
Untuk di Kecamatan Malunda tepatnya berada di Desa Mekkatta sudah dilakukan peninjauan bersama pihak BPMP. Namun, dianggap tidak relevan untuk dijadikan titik lokasi SNT.
“Opsi kedua berada di Desa Pamboborang Kecamatan Banggae. Lokasinya dianggap layak, tetapi masih belum berada pada posisi cukup karena hanya seluas 1.5 H. Sedangkan, kebutuhan lokasi pembangunan SNT 10 H,” ungkapnya.
Namun, Hj. Syahrimayani berharap agar lokasi telah ditawarkan oleh Pemkab Majene memenuhi kriteria pembangunan SNT sehingga rencana pembangunan SNT segera direalisasikan.
“Harapan kami, lokasi yang kami tawarkan ini sesuai dengan kriteria telah ditetapkan dan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kabupaten Majene dapat segera terwujud,” harapnya.
Diketahui, beberapa waktu lalu Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) bersama Komisi ll DPRD Majene mendampingi pihak BPMP meninjau calon lokasi SNT. (rls/as)








