MAJENE – Kepala Bidang (Kabid) Kawasan Perumahan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan), Nursalam sambangi langsung lokasi korban angin puting beliung di Malunda.
Usai mendampingi Bupati Majene dalam penyaluran bantuan kepada korban angin puting beliau. Nursalam terpantau bersama pihak BAZNAS turun langsung menemui para korban, Minggu 1 November 2026.
Menurutnya, sesuai hasil koordinasi kami bersama pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setidaknya ada 94 unit rumah alami kerusakan dengan status berbeda.
“Secara akumulatif, Kelurahan Malunda menjadi wilayah paling terdampak dan menimbulkan tingginya angka kerusakan,” ungkap Nursalam.
Disebutkan, pihak Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Majene melalui Bidang Perumahan akan mengajukan proposal kepada Bupati Majene untuk pos anggaran Dana Tanggap Darurat atau sering disebutkan DTT.
DTT atau sering disebutkan Dana Tanggap Darurat memiliki fungsi khusus untuk mendanai pengeluaran sifatnya tidak biasa, darurat, atau tidak diharapkan berulang.
Seperti halnya, penanggulangan bencana alam/sosial, keperluan mendesak masyarakat, pengendalian krisis/inflasi lokal, atau kondisi mendesak lain yang belum teranggarkan dalam APBD.
Ini rincian jumlah korban terdampak dari amukan angin puting beliung di Kecamatan Malunda, Kelurahan Malunda 63 unit, Desa Kayu angin 8 unit rumah, Desa Lombong Timur 13 unit, dan Kelurahan Lamungan Batu 9 unit serta 1 unit rumah di Desa Lombong. Jadi akumulasinya 94 unit rumah terdampak. (rls/as)








