MAJENE – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majene, Hj. Yuliani Laupe angkat bicara terkait salah satu pemberitaan di media online telah menjustifikasi Dinkes Majene diduga melakukan pungli berkedok iuran dalam rangka persiapan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke – 62 Tahun 2026.
Surat edaran telah dikeluarkan sebelum dimuat disalah satu media online melalui rapat bersama dengan unsur perwakilan dari insan kesehatan telah disepakati dilakukan pembatalan dengan skema proposal.
“Surat terlanjur beredar itu telah disepakati bersama insan kesehatan untuk dilakukan pembatalan. Jadi sebelum dimuat disalah satu media online sudah jauh hari dibatalkan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Majene.
Surat tersebut pun pasca dikeluarkan sampai dilakukan kesepakatan untuk dibatalkan, pihak panitia belum pernah menerima konfirmasi adanya pihak tenaga kesehatan (ASN) melakukan transaksi pembayaran sesuai draf.
“Perlu kami luruskan, surat pertama dikeluarkan dengan draf lengkap estimasi iuran sudah dilakukan pembatalan melalui rapat bersama insan kesehatan sebelum dimuat dimedia sosial,” ujarnya, Kamis malam 5 November 2026
Yuliani tegaskan, surat penyampaian dimuat disalah satu media online dan menjustifikasi Dinas Kesehatan Kabupaten Majene diduga telah melakukan pungli berkedok iuran sifatnya sudah tidak berlaku dan dibatalkan sesuai hasil rapat bersama insan kesehatan dijauh hari.
“Sudah lama kita sepakati bersama insan kesehatan untuk dibatalkan. Bahkan, mulai dikeluarkan hingga dibatalkan panitian HKN ke – 62 juga belum pernah menerima konfirmasi pembayaran,” tegasnya.
Kendati telah dibatalkan, pihak panitia pun tidak pernah melakukan intervensi bentuk apapun dengan dalil pemaksaan pasca dikeluarkan surat tersebut.
“Dinas Kesehatan Majene terus berkomitmen membangun kerja kolaborasi demi mewujudkan pelayanan kesehatan lebih baik kedepan,” urainya.
Sesuai instruksi Kemenkes melalui buku panduan HKN ke – 62 diterbitkan telah mengusung tema “Sehat Untuk Semua”. Buku ini disusun sebagai acuan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam merencanakan, melaksanakan, serta mendokumentasikan rangkaian kegiatan peringatan HKN tahun ini.
“Kami mengajak seluruh pihak terkait untuk bersinergi menyukseskan perayaan ini demi mewujudkan akses kesehatan yang merata,” tutup Kadis Kesehatan Majene, Hj. Yuliani Laupe. (rls/as)








