MAJENE – Pemkab Majene melalui Wakil Bupati, Dr. Hj. Andi Rita Mariani Basharoe memimpin “Meeting dan Sosialisasi RISPS dan penyelesaian pengaduan “D3TLH”.
Kegiatan berlangsung diruang pola Kantor Bupati Majene itu, terlihat seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir, Kamis 5 November 2026.
Dalam pertemuan itu, dua agenda sekaligus berlangsung “Meeting dan Sosialisasi Rencana Induk Sistem Pengelolaan Sampah (RISPS). Selanjutnya, “Penyelesaian Pengaduan Masyarakat Terkait Penyusunan Dokumen Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup”.
Andi Rita memberikan apresiasi kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Majene telah membuka ruang pertemuan panel bersifat sangat penting ini.
“Diminta, seluruh pihak untuk memberikan masukan, menyamakan persepsi dan berkomitmen penuh mengawal proses penyusunan RISPS dan D3TLH hingga tuntas dan terimplementasi secara nyata,” ungkap Wakil Bupati Majene.
Dijelaskan, Pemerintah Daerah memahami betul tanpa dukungan seluruh pihak prosesnya tidak akan mudah terealisasi. Baik pengelolaan sampah 20 tahun kedepan maupun ambang batas penguncian ekologis D3TLH.
“Tanpa kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten, Perbaikan, Dunia Usaha, Lembaga Flantropi, Akademisi, LSM dan Media,” ujarnya.
Olehnya itu, bagian kedua rangkaian agenda hari ini sangatlah krusial. Legitimasi tertinggi sebuah dokumen lingkungan hidup terletak pada suara dan pengalaman rill masyarakat.
Hadir dalam kegiatan seluruh pimpinan OPD dan pihak terkait. Selain itu, juga terpantau Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Hj. Syahrimayani menjadi simbol komitmen dan dukungan penuh terkait suksesi agenda pemerintah daerah dibawah Komando Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele – Dr. Hj. Andi Rita Mariani Basharoe. (rls/as)








