MAJENE – Pemkab Majene melalui sejumlah instansi sambangi lokasi korban kebakaran Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Polewali Mandar, Jumat 6 Maret 2026.
Instansi gabungan diantaranya, Pemerintah Kecamatan Ulumanda, Desa Panggalo, dan PKM Ulumanda berkolaborasi dalam bingkai “Siwaliparri” sambangi lokasi kebakaran dan salurkan bantuan.
Bencana kebakaran menghanguskan puluhan rumah di Polman tepat dibulan Ramadan menarik perhatian dan kepeduliaan bersamaan untuk saling bahu membahu hadir meringankan beban korban.
Bantuan disalurkan gabungan intansi Pemkab Majene bervariasi merujuk kebutuhan prioritas mereka saat berada ditenda – tenda pengungsian.
Kepala PKM Ulumanda katakan, bantuan disalurkan berupa kebutuhan susu bagi anak – anak dan ibu hamil, kelambu serta kelengkapan lainnya saat berada di tenda pengungsian.
“Bantuan ini merupakan hasil donasi teman – teman PKM Ulumanda bersama pihak Kecamatan serta Desa Panggalo dan secara umum warga Ulumanda,” ungkapnya.
Kepala PKM Ulumanda dilantik terhitung baru memasuki hari 55 kerja merasa terpanggil untuk hadir langsung dengan tujuan meringangkan beban para korban pasca si jago merah menghanguskan tempat tinggal mereka.
“Duka keluarga di Galung Tulu, duka kita bersama. Alhamdulillah, bantuan silih berganti datang baik berada dalam Sulbar hingga dari luar,” ujarnya.
Pihaknya pun harapkan bantuan disalurkan memiliki nilai dan membantu para korban saat berada ditenda pengungsian, apalagi dalam suasan bulan Ramadan.
Sementara itu, Kepala Desa Panggalo saat berada di lokasi kebakaran, ia sempat menitiskan air mata lantaran mengingat bencana gempa beberapa tahun silam dan membuat Panggalo terisolir akibat akses jalan terputus.
Kades Panggalo ingat betul suasana mencekam saat gempa dan memporandakan kampung mereka, relawan asal Kabupaten Polman salah satunya bersamainya.
Hingga kehadiran beliau di Galung Tulu dan bertemu langsung korban merupakan bentuk kasih sayang serta kepeduliaan tinggi atas musibah melanda warga Galung Tulu.
“Ini jejak kemanusiaan sudah berlangsung lama. Menjadi tugas kita hadir ditengah mereka dan mewakili seluruh lapisan masyarakat Panggalo,” tuturnya.
Kehadiran mereka di lokasi bencana Galung Tulu, Polman disambut baik para relawan tiap harinya membersamai para korban kebakaran. (rls/as)














