MAJENE – Idul Fitri kembalinya manusia kepada kesucian (fitrah) setelah sebulan penuh berpuasa dan menyucikan jiwa. Ini bukan sekadar perayaan budaya, melainkan momen kemenangan spiritual melawan hawa nafsu, peningkatan ketakwaan, penguatan silaturahmi, serta wujud kepedulian sosial melalui zakat dan berbagi kebahagiaan.
Melalui momentun Idul Fitri Ketua Komisi lll DPRD Majene, Jasman sampaikan selamat lebaran bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Majene.
Selain itu, disertai harapan agar momentum kemenangan ini menjadi titik balik menuju kehidupan lebih baik, secara pribadi hingga sosial.
Jasman menekankan Idul Fitri bukan sekedar perayaan seremonial. Melainkan refleksi spiritual setelah menjalani ibadah Ramadhan sebulan lamanya.
“Kembali Fitri” harusnya dimaknai sebagai upaya mensucikan diri dari segala kesalahan, memperbaiki hubungan antarsesama dan memperkuat komitmen nilai kejujuran, keadilan serta kepedulian sosial.
Kata Jasman, keberhasilan menjalani Ramadhan tidak hanya diukur dari ibadah ritual semata. Tetapi juga dari perubahan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari – hari.
Jasman pun mengajak seluruh lapisan masyarakat Majene untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat persatuan dan solidarita. Utamanya, ditengah berbagai tantangan sosial dan tantangan ekonomi.
Ia juga tekankan semangat kebersamaan terbangun selama Ramadhan harus terus dijaga dan diterjemahkan dalam aksi nyata, seperti saling membantu, menjaga kerukunan, serta memperkuat rasa empati sesama.
Lanjutnya, pentinya menjaga harmoni antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam membangun Majene lebih maju dan sejahtera.
Harapnya, nilai – nilai kesabaran, disiplin, dan kepedulian dilatih semenjak Ramadhan dapat menjadi landasan dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
“Semoga kita semua benar – benar mencapai derajat Fitri, menjadi pribadi lebih baik, bijaksana dan lebih peduli terhadap sesama,” ungkapnya, Selasa 24 Maret 2026. (rls/as)














