MAJENE – Polemik SPPG di Bonde, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, telah berakhir dengan kesepakatan.
Sebelumnya, SPPG di Bonde menjadi sorotan lantaran etika dan nilai kebersamaan tidak dikedepankan.
Selain itu, SPPG di Bonde pun dinilai tidak mematuhi juknis BGN tentang perekrutan karyawan dengan pendekatan tenaga lokal.
Awaluddin memimpin mediasi antara pihak masyarakat dan SPPG membuahkan hasil baik serta maksimal.
Ia katakan, sebagai wujud tanggungjawab moral menjadi pemimpin di Bonde tentu penting menindaklanjuti keriuhan ditengah rakyat.
“Alhamdulillah, pihak SPPG di Bonde telah menerima apa telah menjadi tuntutan masyarakat. Dimana, perekrutan karyawan SPPG harusnya lebih dominan pekerja lokal,” ungkap Awaluddin, Kepala Desa Bonde.
Awaluddin juga sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak SPPG di Bonde telah ingin membuka diri dengan membangun mediasi dan menerima tuntutan masyarakat Bonde. (rls/as)














