Langsung ke konten
Teluk Mandar
Indeks, DaftarIndeks, Daftar
Teluk Mandar
Teluk Mandar
Indeks, DaftarIndeks, Daftar
  • Beranda
  • Populer
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Politik
    • Pendidikan
  • Opini
  • Lainnya
    • Internasional
    • Kesehatan
    • News
    • Ototekno
    • Daerah
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
Beranda Daerah Perhatian Pemda Majene Sentuh Peledoang, Rumah Guru SDN 37 Direhabilitasi untuk Dukung Semangat Mengajar
Daerah, Pemerintahan  

Perhatian Pemda Majene Sentuh Peledoang, Rumah Guru SDN 37 Direhabilitasi untuk Dukung Semangat Mengajar

Redaksi
Oktober 25, 2025Oktober 26, 2025

MAJENE – Rasa syukur dan kebahagiaan menyelimuti lingkungan SD Negeri 37 Peledoang, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene. Pihak sekolah bersama warga sekitar memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Majene melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) atas rampungnya proyek rehabilitasi sedang/berat Rumah Guru SDN 37 Peledoang.

Program ini menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik di daerah pesisir yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan fasilitas. Proyek tersebut dilaksanakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai pagu paket sebesar Rp 71.981.910,00 (Tujuh Puluh Satu Juta Sembilan Ratus Delapan Puluh Satu Ribu Sembilan Ratus Sepuluh Rupiah).

Kepala SDN 37 Peledoang, tak kuasa menyembunyikan rasa terharunya saat melihat kondisi rumah guru yang kini tampak lebih layak huni. Menurutnya, rumah guru tersebut sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan dan sangat membutuhkan perbaikan agar bisa kembali berfungsi dengan baik.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Majene, khususnya Dinas Pendidikan, atas perhatian besar yang diberikan. Rumah guru ini bukan hanya tempat tinggal, tapi juga bagian penting dari semangat pengabdian kami di pelosok,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca, Senin (13/10/2025).

Adapun uraian pekerjaan rehabilitasi meliputi pekerjaan umum, pekerjaan lapangan (site work), pekerjaan penutup atap, pekerjaan langit-langit (plafon), pekerjaan dinding dan keramik, serta pengecatan. Semua tahapan dilaksanakan secara hati-hati dengan tetap memperhatikan kualitas material dan ketepatan waktu pengerjaan.

Proses rehabilitasi ini berlangsung dengan pengawasan langsung dari pihak pelaksana kegiatan di lingkungan Disdikpora Majene untuk memastikan hasil pekerjaan sesuai dengan standar yang berlaku. Meski dilakukan dengan nilai anggaran yang relatif terbatas, hasilnya dinilai sangat memuaskan dan mampu memberikan dampak nyata bagi kenyamanan guru yang menempati rumah tersebut.

Warga sekitar sekolah juga menyambut baik perbaikan rumah guru itu. Salah seorang tokoh masyarakat, Abdul Malik, mengaku bangga karena pemerintah daerah tidak hanya memprioritaskan pembangunan ruang belajar siswa, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik.

“Guru-guru di sini luar biasa pengabdiannya. Mereka datang jauh-jauh untuk mengajar anak-anak kami di Peledoang. Sudah sepantasnya mereka mendapatkan tempat tinggal yang layak,” tuturnya.

Rehabilitasi rumah guru di SDN 37 Peledoang dianggap sangat penting karena selama ini beberapa guru harus tinggal menumpang di rumah warga akibat kondisi bangunan lama yang rusak parah. Dengan selesainya perbaikan ini, mereka kini memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan representatif.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdikpora Majene menjelaskan bahwa rehabilitasi rumah guru merupakan bagian dari program strategis pemerintah daerah untuk mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan. Fasilitas tempat tinggal yang memadai bagi guru diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kinerja mereka dalam mendidik generasi muda.

“Kesejahteraan guru tidak hanya soal gaji, tapi juga kenyamanan dalam bertugas. Rumah guru yang layak menjadi salah satu bentuk dukungan moral dan fisik agar mereka betah mengajar di daerah terpencil,” ujar salah satu pejabat teknis Disdikpora.

Selain manfaat langsung bagi tenaga pendidik, pelaksanaan proyek ini juga berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Beberapa warga dilibatkan dalam pekerjaan fisik, seperti pengecatan, pemasangan keramik, dan perbaikan atap. Dengan demikian, kegiatan tersebut turut membuka peluang kerja sementara dan menggerakkan ekonomi lokal.

Pihak sekolah menilai bahwa perhatian pemerintah melalui program rehabilitasi seperti ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk penghargaan terhadap dedikasi guru yang bertugas di daerah dengan akses terbatas.

“Kami merasa dihargai. Sekarang kami bisa tinggal dengan tenang, dan fokus memberikan yang terbaik bagi anak-anak. Ini adalah bentuk motivasi luar biasa bagi kami,” tambahnya.

Masyarakat Peledoang juga menilai proyek ini sebagai bukti bahwa pemerintah tidak membeda-bedakan wilayah dalam pembangunan. Meski berada jauh dari pusat kota Majene, perhatian terhadap fasilitas pendidikan di wilayah mereka tetap diberikan secara proporsional.

Dengan kondisi rumah guru yang kini lebih kokoh dan nyaman, para pendidik di SDN 37 Peledoang berharap dapat bekerja dengan lebih produktif dan menghadirkan suasana belajar yang lebih baik bagi siswa-siswanya. Mereka juga berkomitmen untuk menjaga dan merawat bangunan tersebut agar dapat digunakan dalam jangka waktu lama.

Program rehabilitasi seperti ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Majene, yakni “Majene Unggul, Mandiri, dan Religius”, yang menempatkan sektor pendidikan sebagai pilar utama dalam pembangunan manusia. Dengan memperhatikan fasilitas guru dan sekolah, diharapkan tercipta pemerataan mutu pendidikan di seluruh wilayah Majene.

Kini, rumah guru SDN 37 Peledoang berdiri dan menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap tenaga pendidik yang menjadi ujung tombak kemajuan bangsa. Bagi warga sekitar, keberadaan rumah guru yang baru ini bukan hanya memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pendidikan di daerah pesisir tetap mendapat tempat di hati pemerintah daerah.

“Ini bukti nyata bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap kebutuhan guru di pelosok. Semoga perhatian seperti ini terus berlanjut,” ujar Abdul Malik menutup dengan penuh harapan.

Berita Terkait

El Nino Picu Kekeringan, Pemkab Mamuju Tetapkan Tanggap Darurat hingga 7 September
Kisah Rio, Eks Anak Tidak Sekolah di Mamasa Kini Jadi Relawan Ajak Teman Kembali Belajar
KUA – PPAS di Sepakati, Andi Rita: Dokumen Penting Dalam Menyusun APBD
Abdul Rahim Dorong Percepatan Realisasi Program APBD 2026
DKPPKB Sulbar Support Kesehatan MPLS SR Terintegrasi 3
Inspektorat Sulbar Gelar Monev MCSP KPK 2026, Perangkat Daerah Didorong Optimalkan Capaian
Post Views: 272

Baca Juga

El Nino Picu Kekeringan, Pemkab Mamuju Tetapkan Tanggap Darurat hingga 7 September
Kisah Rio, Eks Anak Tidak Sekolah di Mamasa Kini Jadi Relawan Ajak Teman Kembali Belajar
KUA – PPAS di Sepakati, Andi Rita: Dokumen Penting Dalam Menyusun APBD
Abdul Rahim Dorong Percepatan Realisasi Program APBD 2026
DKPPKB Sulbar Support Kesehatan MPLS SR Terintegrasi 3
Inspektorat Sulbar Gelar Monev MCSP KPK 2026, Perangkat Daerah Didorong Optimalkan Capaian

Rekomendasi untuk kamu

El Nino Picu Kekeringan, Pemkab Mamuju Tetapkan Tanggap Darurat hingga 7 September

MAMUJU— Pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Cuaca Ekstrem Kekeringan dan…

Kisah Rio, Eks Anak Tidak Sekolah di Mamasa Kini Jadi Relawan Ajak Teman Kembali Belajar

Mamuju – Ini contoh nyata dampak program Gubernur SDK: bukan hanya mengembalikan anak ke sekolah,…

KUA – PPAS di Sepakati, Andi Rita: Dokumen Penting Dalam Menyusun APBD

MAJENE – Pemkab Majene bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) resmi menandatangani nota kesepakatan perubahan…

Abdul Rahim Dorong Percepatan Realisasi Program APBD 2026

MAMUJU — Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat melanjutkan rapat kerja monitoring dan evaluasi pelaksanaan…

DKPPKB Sulbar Support Kesehatan MPLS SR Terintegrasi 3

Mamuju — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat dukungan…

Inspektorat Sulbar Gelar Monev MCSP KPK 2026, Perangkat Daerah Didorong Optimalkan Capaian

Mamuju – Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat menyelenggarakan Rapat Monitoring terkait Monitoring, Controlling, Surveillance for…

Recent Posts

  • El Nino Picu Kekeringan, Pemkab Mamuju Tetapkan Tanggap Darurat hingga 7 September
  • Kisah Rio, Eks Anak Tidak Sekolah di Mamasa Kini Jadi Relawan Ajak Teman Kembali Belajar
  • KUA – PPAS di Sepakati, Andi Rita: Dokumen Penting Dalam Menyusun APBD
  • Abdul Rahim Dorong Percepatan Realisasi Program APBD 2026
  • DKPPKB Sulbar Support Kesehatan MPLS SR Terintegrasi 3

Popular Post

  • 2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut
    Maret 16, 2019Juli 24, 20220 Komentar
    2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut
  • 14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus
    Maret 16, 2019Juli 24, 20220 Komentar
    14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus
  • Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten
    Maret 16, 2019Juli 24, 20220 Komentar
    Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten
  • Video: Kelemahan dan Kelebihan All New Terios
    Maret 16, 2019Juli 24, 20220 Komentar
    Video: Kelemahan dan Kelebihan All New Terios
  • Aliansi Nissan-Mitsubishi Luncurkan Livina Versi Mungil
    Maret 16, 2019Juli 24, 20220 Komentar
    Aliansi Nissan-Mitsubishi Luncurkan Livina Versi Mungil
  • Sosok New Nissan Livina Terungkap, Apa Kata NMI?
    Maret 16, 2019Juli 24, 20220 Komentar
    Sosok New Nissan Livina Terungkap, Apa Kata NMI?

Berita Politik

Berita politik terbaru.
Plt Karo Pemkesra Sulbar: Bantuan Hibah Rp100 Juta ke Institut Hasan Sulur Tujuannya untuk Peningkatan Kualitas SDM
Plt Karo Pemkesra Sulbar: Bantuan Hibah Rp100 Juta ke Institut Hasan Sulur Tujuannya untuk Peningkatan Kualitas SDM
16 Paskibraka Wakili Majene di Provinsi Dibebankan Biaya Transport, Asnawi: Ini Alarm Buat Kita Semua
16 Paskibraka Wakili Majene di Provinsi Dibebankan Biaya Transport, Asnawi: Ini Alarm Buat Kita Semua
3.462 Masyarakat Terlayani Jelang HUT Bhayangkara Tahun 2025
3.462 Masyarakat Terlayani Jelang HUT Bhayangkara Tahun 2025
Selengkapnya

Berita Terpopuler

  • 1
    Maret 16, 2019Juli 24, 20220 Komentar
    2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut
  • 2
    Maret 16, 2019Juli 24, 20220 Komentar
    14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus
  • 3
    Maret 16, 2019Juli 24, 20220 Komentar
    Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten
  • 4
    Maret 16, 2019Juli 24, 20220 Komentar
    Video: Kelemahan dan Kelebihan All New Terios
  • 5
    Maret 16, 2019Juli 24, 20220 Komentar
    Aliansi Nissan-Mitsubishi Luncurkan Livina Versi Mungil
  • 6
    Maret 16, 2019Juli 24, 20220 Komentar
    Sosok New Nissan Livina Terungkap, Apa Kata NMI?

Arsip

  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Maret 2019
Copyright @ Teluk Mandar
  • Beranda
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Populer
  • Hukum & Kriminal
  • Hiburan
  • Politik
  • Lainnya
    • Internasional
    • News
    • Ototekno
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Daerah