MAJENE – Komitmen Pemerintah Kabupaten Majene dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan kembali diwujudkan melalui program rehabilitasi sedang/berat ruang kelas di SMP Negeri 6 Tubo Sendana, Kecamatan Tubo Sendana. Sekolah yang berada di Jl. Poros Majene-Mamuju Km. 59 Parabaya ini menjadi salah satu penerima manfaat program dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Majene untuk tahun anggaran 2025.
Dengan pagu anggaran sebesar Rp. 85.158.000,- (Delapan Puluh Lima Juta Seratus Lima Puluh Delapan Ribu Rupiah), kegiatan ini diharapkan mampu memperbaiki kondisi ruang kelas yang selama ini sudah mengalami kerusakan di beberapa bagian. Kerusakan yang meliputi atap bocor, plafon lapuk, dan dinding yang mulai retak membuat proses belajar mengajar kerap terganggu, terutama saat musim hujan.
SMP Negeri 6 Tubo Sendana berdiri sejak tahun 2006 berdasarkan SK Pendirian No. 1220/I06.19/pp/2006 dan memiliki SK Operasional No. 358 tertanggal 6 Agustus 2008. Meski tergolong muda dibanding sekolah lain di Majene, SMP ini memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi pelajar cerdas dan berkarakter di wilayah pesisir utara Majene. Akreditasi “B” yang diraih pada tahun 2016 menjadi bukti bahwa sekolah ini mampu mempertahankan kualitas pendidikan meski dengan fasilitas yang terbatas.
Dengan luas lahan 7.371 meter persegi, SMPN 6 Tubo Sendana memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Namun, usia bangunan yang mulai menua dan kurangnya perawatan menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, program rehabilitasi ini hadir sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh ruang kelas kembali layak digunakan serta memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Pekerjaan rehabilitasi ini meliputi berbagai komponen penting seperti persiapan lapangan, pekerjaan penutup atap, pemasangan langit-langit, pengecatan dan plituran, penutupan lantai, serta perbaikan jendela. Setiap tahap pelaksanaan akan dilakukan secara hati-hati agar tidak mengganggu proses belajar siswa yang masih aktif berlangsung di lokasi yang sama.
Kepala SMPN 6 Tubo Sendana menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah dan Dinas Pendidikan atas perhatian yang diberikan. “Sudah lama kami menantikan perbaikan ini. Saat hujan deras, ruang kelas sering bocor dan mengganggu kegiatan belajar. Dengan adanya rehabilitasi ini, kami sangat bersyukur dan berharap anak-anak bisa belajar lebih nyaman,” ujarnya dengan wajah penuh semangat, Kamis 23 Oktober 2025.
Tidak hanya pihak sekolah, masyarakat sekitar juga menyambut positif pelaksanaan program ini. Tokoh masyarakat Parabaya, Irwan, menilai bahwa pembangunan sarana pendidikan merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak. “Pendidikan adalah jalan menuju kemajuan. Kalau sekolahnya bagus dan nyaman, anak-anak akan lebih semangat menuntut ilmu,” ujarnya.
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Majene menegaskan bahwa pelaksanaan proyek ini dilakukan dengan prinsip transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas. Semua kegiatan akan diawasi secara ketat agar hasilnya sesuai dengan spesifikasi teknis dan dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh pihak sekolah. Pemerintah juga berkomitmen untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam proses pengerjaan.
Kegiatan rehabilitasi ruang kelas SMPN 6 Tubo Sendana merupakan bagian dari Program Pengelolaan Pendidikan, di bawah kegiatan Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah. Program ini menjadi salah satu prioritas strategis daerah dalam upaya pemerataan kualitas pendidikan hingga ke pelosok Majene, termasuk wilayah-wilayah pesisir seperti Tubo Sendana yang memiliki karakter geografis menantang.
Proyek ini tidak sekadar memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga membangkitkan semangat baru di lingkungan sekolah. Guru dan siswa menyambutnya dengan antusias karena ruang belajar yang layak dapat meningkatkan fokus dan produktivitas belajar. Beberapa siswa bahkan mengaku sudah tak sabar ingin segera menempati ruang kelas baru yang akan tampak lebih indah dan nyaman.
Selain memperbaiki ruang kelas, program ini juga diharapkan menjadi momentum bagi sekolah untuk terus berbenah, baik dari sisi tata kelola maupun peningkatan kualitas pengajaran. Fasilitas yang baik akan memperkuat motivasi guru dalam mengajar, sekaligus memperkuat semangat belajar siswa untuk meraih prestasi.
Kecamatan Tubo Sendana sendiri merupakan salah satu wilayah yang terus berkembang di Kabupaten Majene. Pemerintah daerah berupaya memperluas jangkauan pembangunan hingga ke daerah-daerah yang sebelumnya sulit diakses. Rehabilitasi ruang kelas SMPN 6 Tubo Sendana menjadi simbol nyata bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya berpusat di kota, tetapi juga menyentuh pelosok pesisir dan perbukitan.
Melalui program ini, Majene ingin memastikan bahwa setiap anak, di mana pun mereka berada, memiliki hak yang sama untuk belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan bermartabat. Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga wadah membentuk karakter dan cita-cita masa depan. Dengan ruang kelas yang direhabilitasi, SMPN 6 Tubo Sendana kini bersiap menyongsong babak baru menuju sekolah yang lebih representatif.
Dengan semangat gotong royong antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, diharapkan hasil pembangunan ini dapat bertahan lama dan memberikan manfaat nyata bagi generasi muda Majene. Sebab, seperti yang sering digaungkan dalam visi pembangunan daerah, pendidikan yang kuat akan melahirkan Majene yang cerdas, religius, dan mandiri.












