MAJENE — Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. A. Ritamariani, M.Pd, menghadiri kegiatan Pesta Panen masyarakat petani sawah di Desa Sendana, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, pada Kamis (14/05/2026). Selain merayakan keberhasilan panen, momen ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani setempat.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan (Distanakbun) Kabupaten Majene, Hj. Andi Adlina Basharoe, S.P., M.Si. Turut hadir pula Kepala Desa Sendana, Babinsa 1401-03/Sendana, Koordinator BPP Sendana, tokoh masyarakat, serta tokoh adat.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah penyerahan secara simbolis kunci alat mesin pertanian kepada perwakilan masyarakat petani. Penyerahan bantuan ini disaksikan langsung oleh jajaran Distanakbun sebagai bagian dari program modernisasi pertanian di Kabupaten Majene.
Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. A. Ritamariani, M.Pd, menyatakan bahwa bantuan Alsintan ini merupakan komitmen nyata pemerintah untuk membantu petani agar lebih efisien dalam mengelola lahan. “Dengan teknologi yang lebih modern, kita berharap proses produksi hingga panen bisa lebih cepat dan hasilnya lebih maksimal, sehingga kesejahteraan keluarga petani kita juga meningkat,” ujarnya.
Ketahanan Pangan sebagai Pilar Utama
Wabup juga menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan fondasi utama dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Menurutnya, sinergi antara bantuan alat dari pemerintah dan kerja keras petani adalah kunci menghadapi tantangan pangan di masa depan.
“Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan beras, tapi soal kemandirian bangsa dimulai dari desa. Jika pangan kita kuat di tingkat desa seperti di Sendana ini, maka ketahanan pangan nasional pun akan terjaga,” tegas Dr. Ritamariani.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Distanakbun Majene, Hj. Andi Adlina Basharoe, menekankan pentingnya perawatan alat yang telah diberikan. Beliau memastikan bahwa para penyuluh pertanian di bawah BPP Sendana akan terus melakukan pendampingan teknis, baik dalam pengoperasian alat maupun dalam penerapan pola tanam yang baik.
“Kami ingin bantuan ini benar-benar membawa manfaat jangka panjang. Koordinasi antara petani dan penyuluh harus terus berjalan harmonis agar produktivitas lahan sawah di Desa Sendana ini terus meningkat setiap tahunnya,” pungkas Hj. Andi Adlina.
Penutup
Acara ditutup dengan prosesi syukur bersama masyarakat. Kehadiran unsur TNI, pemerintah desa, dan tokoh adat menunjukkan soliditas lintas sektor dalam mengawal kedaulatan pangan dan kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Majene. (rls)














