MAJENE — Rumah Makan Trans, salah satu usaha kuliner berdiri di jalur menuju Pantai Karamak, Desa Bababulo, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, menaruh harapan besar terhadap rencana pembenahan pantai Karamak yang tengah disiapkan pemerintah desa.
Rumah makan milik Ahmad Dahlan ini berdiri sejak November 2025, dan sejak awal keberadaannya tak lepas dari daya tarik kawasan wisata pantai yang berada tak jauh dari lokasinya.
Pengelola Rumah Makan Trans, Marni, menceritakan usaha ini dibangun setelah sang pemilik melihat potensi lokasi yang berada tepat di jalan poros menuju pantai, sebuah kawasan yang sebelumnya hanya menjadi lahan biasa tanpa banyak aktivitas usaha.
Sejak dibuka, Rumah Makan Trans beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 pagi hingga tengah malam, menyajikan menu andalan berupa ikan masak Mandar dan ikan bakar dengan kisaran harga Rp10.000 hingga Rp38.000 per menu.
Marni mengakui, keberadaan Pantai Karamak turut berpengaruh terhadap usahanya, dengan pengunjung yang biasanya meningkat pada akhir pekan serta momen-momen tertentu seperti bulan Ramadhan dan peringatan hari besar nasional, termasuk 17 Agustus.
“Biasanya banyak pengunjung, apalagi saat weekend,” ujar Marni.
Untuk kebutuhan bahan baku, Rumah Makan Trans mengandalkan hasil laut yang sebagian besar dipasok dari Desa Bonde Utara, sementara pasokan dari nelayan Desa Bababulo sendiri masih tergolong jarang, meski usaha ini tetap memanfaatkan sebagian hasil tangkapan nelayan setempat.
Di sisi ketenagakerjaan, Rumah Makan Trans turut memberdayakan warga sekitar dengan mempekerjakan mereka sebagai karyawan.
Marni berharap, seiring pembenahan yang tengah disiapkan pemerintah desa untuk menghidupkan kembali kunjungan ke Pantai Karamak, dampaknya juga akan turut dirasakan oleh Rumah Makan Trans maupun UMKM kuliner lain di sekitar kawasan pantai.
Menurutnya, keberadaan objek wisata dan usaha kuliner di sekitarnya saling membutuhkan satu sama lain untuk bisa sama-sama berkembang.
Kepada wisatawan yang berencana berkunjung ke Pantai Karamak, Marni menitipkan pesan agar tetap menjaga kebersihan selama berwisata, sekaligus mengajak mereka menyempatkan diri singgah menikmati kuliner khas yang ditawarkan Rumah Makan Trans sebagai bagian dari pengalaman berkunjung ke kawasan tersebut. (rls/KKN Unhas)








