MAJENE — Dewi Sartika, Mahasiswa KKN Tematik Desa Wisata Universitas Hasanuddin (UNHAS) di Desa Bababulo, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene,mendorong pengenalan potensi lokal desa melalui program kerja Bababulo Media Relations: Strategi Publikasi dan Penguatan Citra Desa Wisata Bababulo melalui Media Massa.
Program tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendukung Desa Bababulo yang tengah merintis pengembangan sebagai desa wisata.
Melalui program ini, mahasiswa mengidentifikasi berbagai potensi yang dimiliki masyarakat dan desa, kemudian mengolahnya menjadi informasi yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat melalui media massa.
Hingga pelaksanaan program, mahasiswa telah menghasilkan tujuh publikasi berita yang mengangkat beragam potensi lokal Desa Bababulo dan kawasan sekitarnya.
Publikasi tersebut mencakup sektor UMKM, kuliner, produk lokal, destinasi wisata, serta ekonomi kreatif masyarakat. Dalam pelaksanaannya, publikasi dilakukan melalui sejumlah media massa daerah, diantaranya Teluk Mandar, Sulbar Today, dan Radar Sulbar.
Ketiga media tersebut menjadi kanal publikasi untuk memperkenalkan berbagai potensi lokal yang telah dihimpun selama pelaksanaan program.
Pada sektor UMKM dan produk lokal, publikasi mengangkat sejumlah usaha dan produk, di antaranya Rumah Makan Trans, Warung Soppeng, Minyak Kelapa Pamboang, serta Minyak Pusaka Mandar. Berbagai publikasi tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan produk dan usaha masyarakat kepada khalayak yang lebih luas.
Sementara pada sektor pariwisata dan potensi lokal, mahasiswa mengangkat Pantai Keramak, Bukit Tanete, serta pengrajin kapal sebagai bagian dari cerita mengenai potensi Desa Bababulo.
Potensi tersebut diperkenalkan dengan mempertimbangkan kondisi aktual di lapangan, khususnya karena pengembangan desa wisata Bababulo masih berada pada tahap awal.
“Publikasi ini bukan hanya tentang memperkenalkan tempat atau produk, tetapi juga mendokumentasikan cerita dan potensi masyarakat Bababulo agar dapat dikenal oleh publik secara lebih luas,” ujar Dewi Sartika.
Proses publikasi dilakukan melalui pengumpulan informasi di lapangan, wawancara dengan pihak terkait, penyusunan materi berita, hingga distribusi kepada media massa. Pendekatan
tersebut diharapkan dapat membantu membangun jejak informasi mengenai Desa Bababulo sekaligus memperkenalkan potensi yang dapat dikembangkan ke depannya.
Selain publikasi media massa, program Bababulo Media Relations juga mencakup penyusunan informasi untuk website Desa Bababulo yang memuat profil desa, potensi wisata, dan potensi UMKM. Sebagai bentuk keberlanjutan, mahasiswa juga menyusun Buku Panduan Publikasi Kegiatan Desa yang dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa Bababulo sebagai acuan dalam mengelola publikasi kegiatan desa.
Rangkaian program tersebut kemudian diperkuat melalui Sosialisasi Strategi Publikasi dan Pengelolaan Media Desa Wisata dengan menghadirkan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Majene sebagai pemateri. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan informasi dan publikasi desa sekaligus mendorong pemerintah desa untuk melanjutkan publikasi secara mandiri.
Melalui rangkaian tersebut, mahasiswa KKN UNHAS berharap publikasi yang telah dilakukan dapat menjadi langkah awal bagi Desa Bababulo untuk membangun ekosistem informasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Bababulo Media Relations menjadi bagian dari upaya untuk menghubungkan potensi lokal dengan ruang publik—agar potensi yang dimiliki desa tidak hanya dikenal oleh masyarakat setempat, tetapi juga dapat diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas.
Tentang Program:
Bababulo Media Relations merupakan program kerja KKN Tematik Desa Wisata Universitas Hasanuddin yang berfokus pada publikasi dan penyebarluasan informasi mengenai potensi Desa Bababulo melalui media massa dan media digital.
Capaian program:
● 7 publikasi berita diterbitkan
● Konten informasi Website Desa Bababulo
● 3 Media Massa Terlibat
● Sosialisasi strategi publikasi dan pengelolaan media desa
● Buku Panduan Publikasi Kegiatan Desa. (rls/as)








