MAJENE – Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menggelar sidang terbuka senat dalam rangka Wisuda Magister, Sarjana, dan Profesi Periode Ketiga Angkatan XXI Tahun Akademik 2026/2027.
Momentum bersejarah itu, dibuka oleh Sekretaris Senat, Nurlaila, S.P., M.Si dan dipimpin langsung Rektor Unsulbar Prof. Dr. Muhammad Abdy, S.Si., M.Si, Sabtu 1 Agustus 2026.
Diketahui, kali ini Unsulbar secara resmi menamatkan 500 mahasiswa (i) dari berbagai jenjang dan fakultas. Jumlah itu mencakup Sarjana Angkatan XXl, Profesi Ners Angkatan XL, dan Magister Angkatan l, sekaligus menjadi sejarah baru bagi Unsulbar.
Sambutan Rektor Unsulbar, wisuda bukanlah sebuah garis akhir, melainkan awal dari perualan akademik sesungguhnya. Ditengah era percepatan transformasi digital, kecerdasan buatan (Ai), dan ekonomi hijau ijazah bukanlah jaminan kesuksesan semata.
“Keberhasilan saudara (i) dimasa depan ditentukan oleh integritas, skill, karakter dan kemapuan belajar. Selain itu, adaptasi, kreativitas, kerjasama dan kepedulian menjadi bagian tak dapat dipisahkan,” ungkap Prof. Dr. Abdy.
Ia pun berpesan kepada seluruh wisudawan agar senantiasa menjaga nama baik almamater. Tidak berhenti belajar, berani hadapi tantangan dan menjadi pribadi bermanfaat bagi kehidupan sosial.
“Tetaplah menjaga nama baik almamater kita. Paling penting kedepan para wisudawan dapat bermanfaat bagi kehidupan sosial dan tetap teguh memegang prinsip,” pesannya.
Sisi lain, orang tua wisudawan berterima kasih dan berbangga hati karena Unsulbar telah mempercayai anak mereka menempuh pendidikan hingga sampai pada proses wisuda.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang ada di Unsulbar, telah membimbing anak kami dalam menempuh pendidikan sampai pada proses membahagiakan ini,” terangnya.
Berikut rincian dari jumlah 500 wisudawan digelar Unsulbar, Fakultas Pertanian dan Kehutanan 85 orang, Fakultas Ekonomi 115 orang, Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Hukum 49 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 9 orang, Fakultas Ilmu Kesehatan 32 orang, Fakultas Teknik 98 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 85 orang, serta Fakultas/Pendidikan Profesi Ners 26 orang. (rls/as)














