MAJENE – War Takjil sebuah fenomena berburu takjil secara massal menjelang waktu berbuka puasa. Merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia takjil diartikan sebagai “mempercepat (dalam berbuka puasa)” serta “penganan dan minuman untuk berbuka puasa”.
Secara etimologis, kata takjil berasal dari bahasa Arab taʿjīl (تَعْجِيْلٌ) yang bermakna “penyegaran”. Istilah tersebut berakar dari kata ‘ajjala (عَجَّلَ) yang berarti “menyegerakan”, serta dari kata ʿajila (عَجِلَ) yang berarti “bersegera.
Kurir Jetfood Majene bersama Bayu Aditya Pratama menggelar kegiatan sosial bertemakan “War Takjil” dengan melibatkan beberapa pedagang takjil, Selasa 17 Maret 2026.
Bendahara Umum DPC Demokrat Majene itu mensuport dan mengapresiasi Kurir Jetfood Majene dengan dipilihnya “War Takjil” dalam konsep berbagi di bulan Ramadan.
“War Takjil dilakukan teman – teman Kurir Jetfood Majene dengan menggandeng pedagang kue patut didukung dan terus dikembangkan nantinya, apalagi di bulan Ramadan,” ungkap
Hadirnya pun kami disini dan bersamai teman – teman Kurir Jetfood Majene menjadi simbol dukungan dan apresiasi War Takjil dilakukan Jetfood Majene.
“InsyaAlllah, dimasa mendatang kegiatan demikian di Majene patut ditumbuh kembangkan. War Takjil Jetfood Majene dan kegiatan serupa dilakukan komunitas lainnya harus terus dijaga bersama,” terang Bayu Aditya Pratama.
Fiqhi sebutkan, “War Takjil” dilakukan Kurir Jetfood Majene menjadi bentuk kepedulian bersama ditengah bulan Ramadan.
“Kendati nilainya tidak seberapa. Namun, War Takjil di inisiasi Jetfood Majene menjadi pelibatan langsung dalam membagikan kebahagiaan di sisa Ramadan 1447 H,” ujar Pimpinan Jetfood Majene.
War Takjil digagas Jetfood Majene dengan menggandeng UMKM atau pedagang kue dengan kedepankan konsep “Beli Bagi”. Artinya, kami membeli dagangan mereka lalu dibagikan kepada warga.
Fiqhi tak lupa sampaikan terima kasih kepada pihak telah memberikan dukungan hingga dilaksanakan kegiatan tersebut.
War Takjil ini berlangsung diseputaran Masjid Pasar Sentral Majene, Pakkola, Kecamatan Banggae dengan manggandeng pedagang kue ada disana. (rls/as)














