MAJENE- Pemkab Majene bekerjasama Yayasan Karampuang melaunching gerakan kembali bersekolah sekaligus pemberian bantuan perlengkapan sekolah.
Kegiatan itu, berlangsung diruang pola Kantor Bupati Majene dihadiri langsung Wakil Bupati Majene, bekerjasama dalam pendampingan DPMD, DP3A, Disdikpora dan P3MD, Sabtu 10 Mei 2025.
Dukungan diberikan oleh Yayasan Karampuang melalui CSR Mubadala Energy dan 20 Desa menerima perlengkapan sekolah terdiri 4 Kecamatan di Majene. Diantaranya, Kecamatan Banggae, Banggae Timur, Pamboang dan Sendana.
Adapun, pemberian bantuan perlengkapan sekolah seperti, seragam sekolah, tas, sepatu dan alat tulis. Terkonfirmasi, penyerahan bantuan pendidikan dilakukan Yayasan Karampuang melalui CSR Mubadala Energy sudah kali kedua dilaksanakan bersama Pemkab Majene.
Menurut Wabup Majene, launching program kembali bersekolah digagas oleh Yayasan Karampuang bekerjasama Pemkab Majene. Untuk tahun 2025, sejumlah 140 anak, alhamdulilah masih menempuh pendidikan.
“140 anak, alhamdulilah menerima bantuan cukup luar biasa melalui launching program gerakan kembali bersekolah digagas Yayasan Manakarra bersama Pemkab Majene,” ungkap Andi Rita.
Ia sampaikan, dalam Peraturan Bupati (Perbup) memang ada didalam ADD itu dapat mengalokasikan 5% untuk pendidikan. Tentu kita berharap, Peraturan Bupati (Perbup) tersebut akan berakhir di tahun 2025.
“Kita berharap dengan adanya Peraturan Bupati (Perbup) dapat dilanjutkan sambil mencari sumber pendanaan lain,” ujar Wabup Majene.
Apalagi, Majene merupakan kota pendidikan tentu diharapkan dapat menunjukkan prestasi melalui bebas Anak Tidak Sekolah (ATS).
Hadir dalam launching program gerakan kembali bersekolah seperti, Wabup Majene, Kadis bersama plt. Sekdis DPMD, pihak DP3A, Disdikpora, Penjabat (Pj) Desa dan Para Penerima Bantuan. (rls/as)













