MAJENE – Dalam rangka mengantisipasi kemungkinan tidak terpenuhi kebutuhan fiskal diperkirakan memuncak tepat dihari lebaran Idul Fitri 2026.
Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele bersama pimpinan DPRD melakukan rapat bersama Divisi Kredit Korporasi dan Komersil PT Bank SulSelbar di Makassar, tentang kredit pemerintah daerah.
Hadir pula jajaran pejabat Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kasman Kabil bersama Rudy Hartanto merupakan Kepala dan Sekdis BKAD Majene.
Kasman katakan, Pemkab Majene melalui Bupati didampingi pimpinan DPRD telah menggelar rapat bersama Divisi Kredit Korporasi dan Komersil PT Bank Sulselbar di Makassar, Sulsel.
Menurutnya, upaya itu dilakukan lantaran di bulan Maret 2026 beban fiskal daerah akan bertambah dan tidak sebanding dengan dana transfer masuk ke daerah.
“Dana transfer akan masuk dari pusat total Rp. 34 M. Sedangkan beban gaji ASN dan PPPK mencapai 29 M. Sementara di bulan Maret kita akan membayarkan gaji dua kali, gaji Maret dan 13,” ungkap, Kamis 28 Januari 2026.
lanjut Kasman, ketersediaan uang Pemkab Majene tidak mencukupi. ” Kita masih kurang Rp. 24 M. Alhamdulillah, pihak PT Bank Sulselbar merespon baik,” ujarnya.
Pertemuan itu juga merupakan silaturahmi dan sekaligus upaya mitigasi serta antisipasi pengelolaan kas Pemkab di bulan Maret untuk pembayaran gaji Maret dan gaji THR ASN sebelum memasuki lebaran. (rls/as)














