MAJENE – PT Cadas Industri Azelia Mekar kembali membuktikan kepeduliaan dengan menyalurkan bantuan kepada pasangan lansia MS (76) dan YN (69).
Keduanya hidup dalam keterbatasan ditengah gubuk begitu jauh dari kata layak huni. MS dan YN berdomisili di Kelurahan Lalampanua, Majene juga dikabarkan alami gangguan kesehatan.
Kisah pasangan suami – istri itu sebelumnya viral dimedia sosial dan tidak sedikit warga Net bersimpati dengan kondisi sedang keduanya hadapi.
Melalui PT. Cadas Industri Azelia Mekar, Tuhan menitipkan rejeki bagi pasangan lansia MS YN. Di kabarkan, rumah tidak layak huni tersebut akan dilakukan rehabilitasi agar lebih aman dan layak dihuni.
Pihaknya menceritakan saat sambangi kediaman MS dan YN di Taduang, kesan pertama yang muncul bau menyengat akibat sanitasi minim. Bangunan rumah rapuh, tidak adanya fasilitas layak dan keterbatasan kebutuhan pokok.
“Apa yang kami temukan saat menjumpai kediaman MS dan YN merupakan gambar betapa kerasnya kehidupan harus mereka jalani,” ungkapnya, Minggu 8 Februari 2026.
Mewakili PT. Cadas Industri Azelia Mekar telah menyalurkan bantuan tepat untuk meringankan beban hidup sangan MS dan YN. Adapun bantuannya mencakup, rehabilitasi rumah senilai 5.2 juta (belum masuk upah tukang) dan uang tunai 500 ribu untuk kebutuhan mendesak.
Tak hanya itu, perusahaan juga salurkan paket sembako kebutuhan pokok, diantaranya, beras 20 Kg, telur gula pasir, mie instan dan lainnya.
“Kami harapkan melalui bantuan diberikan oleh perusahaan tidak hanya memberikan kelegaan sementara. Namun, menjadi langkah awal memperbaiki kondisi tempat tinggal,” ujarnya.
Bantuan itu disalurkan Perusahaan merupakan aksi sosial dan merupakan tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat sekitar.
“Melihat kondisi hidup mereka. Ini bukan hanya semata tugas, akan tetapi panggilan kemanusiaan. Semoga bantuan disalurkan perusahaan memberikan dampak positif dan menginspirasi pihak lain untuk terpangggil peduli sesama bagi membutuhkan,” ungkapnya.
Kisah MS dan YN menjadi gambaran nyata dilapangan bahwa masih banyak kaum lansia hidup dalam keterbatsan ektrim dan rentan luput dari perhatian.
Semoga pemandangan demikian dapat menciptakan koordinasi dan sinergi antar seluruh pihak, pemerintah, swasta, dan masyarakat umum untuk terus memberikan dukungan, agar hal serupa menjadi tanggung jawab bersama demi memastikan kehidupan lansia dimana pun itu layak dan penuh penghormatan. (rls/as)














