MAJENE – Gabungan Komisi DPRD Kabupaten Majene menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan memanggil pihak BKAD dan BKPSDM membahas tentang nasib penggajian Pegawai Pemeritah Perjanjian Kontrak (PPPK) Penuh Waktu.
RDP dipimpin langsung Ketua DPRD Majene, M. Idwar dibersamai Wakil Ketua DPRD, H. Abdul Wahab berlangsung diruang rapat DPRD Majene, Senin 26 Januari 2026.
M. Idwar dalam RDP itu kembali ingatkan Pemkab Majene melalui BKAD untuk segera memproses administrasi penggajiian PPPK Penuh Waktu semenjak November 2025 lalu.
“Jadi semenjak November kita sudah ingatkan Pemkab melalui BKAD untuk segera menuntaskan administrasi penggajian PPPK Penuh Waktu agar di Januari 2026 langsung disalurkan bersamaan ASN,” ujar Ketua DPRD Majene.
Idwar pun meminta dalam rapat itu pihak BKAD dan BKPSDM untuk segera menemui Bupati Majene meminta pandangan tentang opsi disepakati soal penggajian PPPK Penuh Waktu.
Kesimpulan RDP gabungan Komisi DPRD Majene bersama pihak Pemkab, penggajian PPPK Penuh Waktu akan dibayarkan di Februari 2026, terhitung mulai Januari – Februari.
Polemik skema penggajian PPPK Penuh Waktu di Majene sudah di ungkapkan pihak BKPSDM bersama BKAD jauh hari di Januari 2026. Namun, sampai memasuki Minggu terakhir Januari 2026 belum kunjungan dibayarkan.
Sisi lain, beberapa media pun telah mengkonfirmasi pihak Pemkab Majene melalui BKAD dan pihaknya sampaikan akan segera dibayarkan menunggu selesainya proses administrasi sedang berjalan. (rls/as)














