MAJENE – Kapal bermuatan 1.850 Ton Semen alami mesin mati hingga terdampar diperairan Kelurahan Sirindu, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulbar.
Dikabarkan, kapal itu berangkat dari Sangata, Kalimantan Timur hendak menuju Palopo, Sulsel. Namun, naas dalam perjalanan mesin induk alami mati total.
Efendi Dewan katakan, awalnya itu mesin mati, mesin lampu sampai induk kapal. Sekitar jam 4 sore terbawa arus dan ombak sejauh 10 mill hingga karam diperairan Kelurahan Sirindu, Majene.
“Kapal sementara memuat 1.850 Ton Semen tujuan Palopo, Sulsel. Dengan 1 kapten dan 14 ABK,” ungkap kapten.
Kami sudah menghubungi kantor pusat dan memberikan kabar tentang kendala sedang dihadapi.
“Instruksinya boss, diminta untuk menunggu sementara waktu sampai ada kapal masuk memuat pasir, lalu kemudian kapalnya akan ditarik keluar,” ujarnya.
Sementara laporan Kasi PMD Kelurahan Sirindu, Darmawi saat kunjungi lokasi kejadian dan mendatangi langsung kapten dan ABK kapal.
“Kapten kapal bersama ABK sementara berada dirumah warga di Kelurahan Sirindu, Sendana,” ujar Darmawi.
Alhamdulillah, kapten dan ABK seluruhnya selamat. Hanya saja dikhawatirkan jika ombak terus – terusan menghalau pesisir Sirindu, posisi kapal bisa karamnya jauh ke tepi pantai hingga mengakibatkan air memasuki kapal dan merendam muatan. (rls/as)














