MAJENE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama perwakilan Pengurus Cabang Himpunan Pelajar Mahasiswa Kesehatan (Hipermakes) tentang pelaksanaan program Makan Bergizi Grstis (MBG) di Majene.
Rapat itu dipimpin langsung Ketua DPRD, M. Idwar bersama Wakil Ketua DPRD, H. Abdul Wahab dan di ikuti para anggota DPRD.
Selain Hipermakes, hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) para kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se – Kabupaten Majene, Senin 9 Februari 2026.
RDP berlangsung di Kantor DPRD Majene tersebut membahas beberapa issue belakangan ini hangat dan viral di sosial media, salah satu dugaan keracunan di Kecamatan Tubo Sendana.
Dalam RDP itu juga beberapa kejanggalan terungkap, utamanya dominan Dapur MBG belum kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Urgensi utama Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) menjamin keamanan pangan, mencegah keracunan massal, dan memastikan makanan bergizi diproses secara higienis.
Hal kemudian juga menjadi bukti legalitas standar kebersihan tinggi untuk melindungi kesehatan penerima manfaat (siswa) dan membangun kepercayaan publik, terutama menyusul kasus keracunan di berbagai wilayah. (rls/as)














