MAJENE- Melalui Komisi ll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Majene, Napirman sambut baik tantangan dilayangkan Direktur Utama (Dirut) Perumda Aneka Usaha (AU) Moch. Lutfie Nugraha.
Diberita sebelumnya, melalui pesan whats app berhasil diretas tim telukmandar. com, ia tegaskan “Jika mau saya ungkapkan semua data dan semua rentetan kejadian diMajene tolong mediakan saya”, Kamis 20 Maret 2025.
Melansir melalui Sebelas.id, Napirman menyampaikan bahwa pihaknya menerima tantangan Direktur Perumda yang meminta untuk dibuatkan forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung DPRD Kabupaten Majene.
“Kami menyambut baik, apa yang menjadi keinginan Direktur Perumda Aneka Usaha untuk dibukakan forum nantinya.” Katanya saat dihubungi melalui via whatsapp. Kamis, 20/05/25
Hanya saja, lanjut Napirman, ia menjelaskan untuk mengindahkan tantangan dari Direktur Perumda, pihaknya akan menunggu sampai selesai proses hukum yang di jalani Direktur.
“Sekarang Direktur Perumda, saat ini diketahui bahwa direktur utama sudah menjalani proses hukum, tentu dia harus fokus dengan proses hukum yang dijalani, nanti setelah prosesnya selesai baru kita bukakan forum RDP karna kita mau memastikan bahwa apakah pengelolaan Perumda sdh berjalan sesuai Regulasi.” Jelasnya kepada wartawan sebelas.id
Mantan aktivis HMI itu juga menyampaikan bahwa ia menerima tantangan dari Direktur Perumda untuk dibukakan ruang RDP untuk mendengar langsung jika dana yang di kelola perumda tepat sasaran.
“Mengingat bahwa dana yang dikelola selama ini jumlahnya puluhan milyar, tentu publik mengharapkan dana ini terkelola dengan baik”. Beber politisi muda PKB kabupaten Majene.
Sementara itu, Direktur Perumda Lutfi saat RDP dengan komisi II DPRD kabupaten Majene nanti, ia akan membongkar pelaku korupsi di kabupaten Majene. Namun, ketua komisi II, enggan untuk berkomentar karena bukan ranahnya.
Sebelumnya, beredar berita Direktur Perumda “Lutfi Tantang DPRD, Ingin Blak-Blakan Bongkar Pelaku Korupsi di Majene” yang di muat dari media Teluk Mandar.com”.
Fakta lainnya, usai berita dimuat melalui media TelukMandar.com, tersebar luas dan ramai dibincang publik. Tiba – tiba layangkan klarifikasi dan meminta maaf melalui video.
Selain itu, informasi dimuat salah satu media online Lutfie juga umumkan pengunduran dirinya sebagai Direktur Utama (Dirut) Aneka Usaha (AU) Majene.
Jabatan Direktur Utama (Dirut) Perumda Aneka Usaha (AU) Majene, kini alami kekosongan setelah Lutfie mengundurkan diri dari jabatan dan Kuasa Pemilik Modal (KPM) penting segera mungkin mencari pengganti. “Siapa Yang Akan Gantikan Lutfie?”
Meski kemudian, tantangan Moch. Lutfie berakhir dengan permohonan maaf dan pengunduran dirinya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) penting menggali informasi sudah terlanjut diungkapkan dipublik terkait dugaan tilap dana Perumda Aneka Usaha (AU) Kabupaten Majene. (rls/as)













