MAJENE – Sosilaisasi pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOSP) dan penginputan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) melalui aplikasi ARKAS secara resmi di tutup.

Sosialisasi BOSP dan RKAS melalui aplikasi ARKAS berlangsung delapan hari, dimulai dari Kecamatan Malunda dan berakhir di Banggae, SDN 49 Passanggarahan, Jumat 21 November 2025.
Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Kadisdikpora), Andi Asraf Tammalele memimpin langsung sosialisasi itu dibuka dan sekaligus ditutup sebagai tanda SDN 49 Passanggarahan menjadi lokus terakhir.
Pihaknya katakan pentingnya pengelolaan dana BOSP transparan dan akuntabel. Sama halnya penginputan RKAS tepat dan sesuai kebutuhan sekolah.
“BOSP ini adalah amanah harus dikelola dengan baik dan sebijak – bijaknya. Itu penting demi peningkatan kualitas mutu pendidikan kita,” ungkapnya.
Diharapkan kepada seluruh kepala sekolah dan bendaharanya untuk dapat lebih memahami betul aturan dan mekanisme yang ada serta mampu menginput RKAS dengan benar agar program sekolah berjalan lancar.
Dalam kegiatan itu ikut membersamai Kadisdikpora, Muhlis dari tim BOSP Disdikpora menjadi pemateri utama, Muhammad Alim, Kasubag Perencanaan dan Ihsan Ilbas turut memberikan materi tentang perencanaan dan pengelolaan keuangan sekolah.
Kepala sekolah bersama para bendahara seluruh di Kecamatan Banggae, dan terlihat keseriusan mereka melalui antusias. (rls/as)












